4 Gunung Terindah di Indonesia untuk Didaki

4 Gunung Terindah di Indonesia untuk Didaki

Aktifitas memanjat gunung dapat menjadi sebuah kegiatan yang paling menyenangkan. Ada tidak sedikit pengalaman yang dapat Anda dapatkan. Tidak melulu proses pemanjatan yang memerlukan kemampuan jasmani tapipun adaptasi terhadap alam yang paling liar. Indonesia familiar dengan gunung-gunung yang estetis dan menjadi di antara saya tarik wisatawan dalam dan luar negeri. Sebagai negara yang memang mempunyai tidak sedikit gunung guna didaki, maka ada sejumlah daftar gunung palingestetis di Indonesia. Berikut ini ialah daftar gunung yang sangatestetis dan menakjubkan di Indonesia.

  1. Gunung Tambora (Sumbawa)

Dilansir situs mc88poker Gunung Tambora adalah salah satu gunung yang meninggalkan jejak bersejarahguna Indonesia. Gunung yang terletak di Pulau Sumbawa ini pernahmenerbitkan leturan besar dan dahsyat pada tahun 1815. Gunung Tambora berbatasan dengan sejumlah kawasan laksana Kabupaten Dompu (sisi selatan), kabupaten Bima ( barat laut), dan Nusa Tenggara Barat. Gunung Tambora terletak di elevasi 4.301 mdpl. Efek letusan gunung Tambora bahkan tidak melulu terjadi guna Indonesia khususnya masyarakat yang ada di dekat gunung Tambora, tapi andai sampai ke Amerika dan Eropa terutama evolusi cuaca. Hasil dari letusan gunung Tambora ialah sebuah kawah kering yang terletak di elevasi sekitar 2850 mdpl.

Jalur Pendakian

  • Jalur pemanjatan gunung tambora dibuka dari desa Pancasila mengarah ke desa Tambora. Setelah tersebut pendaki dapat mengikuti jalur pipa air yang akan membawa perjalanan ke pos 1. Butuh waktu selama 3 jam.
  • Setelah tersebut harus memanjat dan berlangsung lagi mengarah ke pos 2 yang terletak di elevasi 1300 mdpl dengan waktu selama 2.5 jam. Dilokasi ini lumayan datar sehinga pendaki dapat mendirikan tenda.
  • Setelah itu dapat masuk perjalanan ke pos 3 dengan situasi pendakian yang terjal dan curam. Kawasan ini mengandung hutan lebat dengan cemara dan ilalang sebagai tumbuhan utama. Jika lelah maka dapat mendirikan tenda di pos ini.
  • Menuju pos 4 maka memerlukan waktu selama 2 sampai 2.5 jam denganelevasi sekitar 1850 mdpl. Kawasan hutan ini tidak sedikit ditumbuhitumbuhan Jelatang yang dapat menyebabkan panas dan sakit pada kulit.
  • Menuju pos 5 masa-masa yang diperlukan kira-kira 1 jam saja. Padawilayah ini tumbuhan cemara menjadi pemandangan yang paling indah. Andadapat mendirikan tenda dan dari area ini puncak Gunung Rinjani jugadapat terlihat. Selain tersebut pemandangan matahari tenggelam akan menjadi pemandangan yang indah.
  • Untuk mengarah ke puncak Tambora perlu waktu selama 1.5-2 jam dari pos terakhir. Medan pemanjatan mengandung batu dan pasir yang menjadi sejarah bahwa gunung ini pernah meletus. Bagian puncak Tambora ditandai dengan dengan tiang bendera. Pemandangan pada area ini ialah bunga edelweis yang paling indah.
  1. Gunung Merapi (Jawa Tengah)

Gunung Merapi termasuk di antara gunung berapi yang masih aktif sampai saat ini. Gunung Merapi mempunyai puncak elevasi sekitar 2930 mdpl. Gunung terletak berbatasan dengan area Kabupaten Sleman (Yogyakarta), Kabupaten Magelang pada batas barat, Kabupaten Klaten pada unsur Tenggara dan Kabupaten Boyolali pada batar Timur dan Utara. Merapi masih tidak jarang memiliki kegiatan yang riskan untuk masyarakat maupun pendaki, karena tersebut para pendaki me sti mengekor perkiraan kondiri puncak Merapi.

Jalur Pendakian mulai Jalur Selo dengan elevasi sekitar 1600 mdpl dan menjadi jalur yang paling umum untuk semua pendaki. Perjalanan dibuka dari Selokopi Ngisor yang memiliki elevasi sekitar 2000 mdpl dengan jalur yang masih lumayan landai.

Kemudian mengarah ke ke Selokopo Nduwur dengan waktu selama 1 jam dan kontur lereng serta berbatu. Setelah tersebut pendaki dapat melewati Pasar Bubar dengan elevasi sekitar 2600 mdpl. Di area ini pendakiseringkali istirahat guna menyiapkan tenaga mengarah ke puncak.

Dari Pasar Bubar maka dapat mencapai puncak Merapi dan area puncak ditandai dengan bau belerang yang lumayan kuat. Di area ini Anda dapat menjumpai Kawah Mati, dataran yang luas sebelum Puncak Garuda. Di lokasi inilah pemandangan yang indah dapat membuat pendaki merasa paling puas. Beberapa barisan gunung di Jawa Tengah laksana Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, Gunung Dieng dan Gunung Slamet. Di sisi Utara terdapat Gunung Merbabu dan di sisi unsur timur ada Gunung Merbabu.

  1. Gunung Lawu (Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah)

Gunung Lawu merupakan area pegunungan estetis yang memberi batas antara Jawa Tengah dan Jawa Timur. Gunung yang terletak di elevasi 3265 mdpl ini terletak di area kabupaten Karanganyar dan berbatasan dengan Kabupaten Magelang pada sisi timur. Gunung Lawu sudah ditetapkan sebagai gunung berapi yang telah tidak aktif dan terakhir meletus pada tahun 1885. Kawasan gunung terdiri dari lereng-lereng yang masih menerbitkan belerang. Kawasan Lawu terdiri dari area hutan tropis dan sumber mata air yang paling menguntungkan. Kawasan gunung Lawu menjadi di antara tempat wisata di Karanganyar.

Gunung Lawu menjadi di antara gunung yang tidak sedikit menjadi tujuansemua pendaki dari sekian banyak daerah di Indonesia. Gunung Lawu terdiri dari sejumlah jenis puncak yang disebut Hargo Dalem, Hargo Dumiling dan Hargo Dumilah. Ada tiga lokasi yang menjadi titik mula pendakian yakni Cemoro Kandung, Cemoro Sewu dan jalur dari Candi Cetho. Jika kita sekedar hendak menikmati udara sejuk dan lokasi yang nyaman maka dapat mulai pemanjatan dari Cemoro Sewu atau Cemoro Kandang. Setelah tersebut Anda dapat berjalan – jalan ke kebun stroberi, danau sarangan, atau out bond di dekat kawasan Tawangmangu.

  1. Gunung Ijen (Banyuwangi – Provinsi Jawa Timur)
Gunung Terindah
Gunung Terindah

Jika Anda hendak mendapatkan empiris sebuah kawah yang estetis maka Anda dapat mendaki gunung Ijen. Gunung Ijen tergolong gunung berapi yang masih aktif sampai saat ini. Gunung Ijen terletak di elevasi 2.443 mdpl dan tepatnya terletak antara Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Banyuwangi. Jika Anda dapat mencapai puncak gunung Ijen maka dapat menikmati pemandangan Blue Fire, yakni api biru yang hadir pada kawah. Fenomena Blue Fire dapat dilihat sebelum matahari keluar sehingga pemanjatan harus dibuka pagi – pagi sekali.

Selain tersebut sepanjang pemanjatan Anda dapat bertemu dengan orang yang bekerja memungut belerang dari puncak Ijen. Kawah Ijen sendiri mengandung air yang mempunyai sifat asam, bahkan kadar asamnyadiandalkan paling tinggi di dunia. Pemandangan Blue Fire yang sangatestetis menjadi destinasi utama seluruh pendaki dari dalam dan luar negeri. Selain tersebut setelah merasakan pemandangan matahari keluar Anda juga dapat sekaligus merasakan penampakan Gunung Merapi dari puncak Ijen dan kota Banyuwangi yang paling indah.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *